Bandung Command Center, Dukung Terciptanya Smart City Bandung

Bandung Command Center, Dukung Terciptanya Smart City Bandung

  25 Mar 2019

Bandung Command Center adalah salah satu pihak yang paling terlibat dalam penerapan smart city Bandung. Bandung Command Center sendiri adalah tempat terkumpulnya data terkait kebutuhan dari smart city itu sendiri mulai dari SKPD, data masyarakat dan lainnya. Seperti apa sih sebenarnya Bandung Command Center ini?

Penunjang Misi Smart City

Bandung Command Center bisa dibilang sebagai penunjang utama mis smart city di kota Bandung. Sebab, di sinilah semua data digital baik dari pemerintahan hingga masyarakat tersimpan dengan rapi. Instalasi canggih ini menggunakan dua aplikasi unggulan untuk mencapai tugasnya, yakni aplikasi Media Sosial Mapping dan Panic Button.

Media Sosial Mapping sendiri adalah software canggih yang bisa menangkap segala macam percakapan di media sosial Facebook dan Twitter yang berhubungan langsung dengan pelayanan publik yang ada di Bandung serta keluhan warga terkain infrastruktur di Bandung. Mesin ini bisa meng-atract percakapan warga dihitung dari isu masalah yang ada.

Sedangkan Panic Button sendiri sistem SOS yang bisa membantu masyarakat untuk mendapatkan rasa aman hanya dengan menekan tombol saja bila terjadi keadaan darurat. Keadaan darurat yang dimaksud misalnya saja terkena begal atau kecelakaan. Hanya saja, untuk saat ini benda ini tidak digratiskan. Anda harus menebus dengan Rp50.000m- per buah.

Apa Fungsi dari Bandung Command Center Itu?

Untuk fungsi, selain sebagai penunjang misi berlangsungnya smart city Bandung, juga sebagai cara untuk memantau akses pelayanan publik yang didapatkan masyarakat. Fungsi utamanya bisa dikatakan untuk menyempurnakan pelayanan publik yang keluar dan mempermudah pelayanan ke dalam yakni pada manajemen pengambilan keputusan.

Saat ini, seluruh pelayanan publik di kota Bandung sudah bisa diakses dengan mudah menggunakan teknologi yang sangat canggih. Bahkan, saat ini sudah lebih dari 150 pelayanan publik di Bandung yang dilakukan secara daring. Misalnya saja adalah pengurusan KTP, mengecek perizinan, memonitor kemacetan dan banjir dan masih banyak lagi.

SDM Bandung Command Center

Bagaimana dengan SDM-nya? Untuk pengoperasian Bandung Command Center, tentu saja diperlukan pihak yang memiliki kemampuan di bidangnya. Semua pekerja yang ada di Bandung Command Center adalah mereka yang sangat ahli di bidang IT dan diambil dari non PNS. Mereka semua bisa mengoperasikan teknologi yang super canggih ini.

Waktu dan Biaya yang Dibutuhkan Besar

Memang benar, untuk mewujudkan sebuah kota yang besar dan maju, tentunya membutuhkan waktu yang lama dan dana yang besar juga. Pembangunan Bandung Command Center sendiri ditengarai menelan dana sangat besar, yakni hingga 27 miliar rupiah. Namun, itu sesuai sekali dengan apa yang akan didapat nanti ke depannya.

Sebab, perlengkapan dan peralatan yang digunakan dalam hal ini semuanya adalah peralatan canggih dan memiliki kemampuan merekam dan menyertakan notifikasi dengan cepat dan otomatis. Selain itu, Bandung Command Center juga bekerja sama dengan perusahaan telekomunikasi besar di Indonesia yang salah satunya adalah Telkom dan Lintasarta.

Mereka menyediakan jaringan internet yang baik dan layak untuk semua masyarakat yang ada di Bandung sehingga konsep smart city di kota Bandung bisa sesuai dengan rencana hingga saat ini.

Nah, keren sekali, kan? Meski memakan dana yang cukup besar, namun itu setimpal dengan kemajuan yang didapat dan manfaat yang akan datang. Lintasarta adalah salah satu perusahaan telekomunikasi yang menyediakan sarana seperti internet yang baik dan cepat untuk smart city Bandung sehingga konsep kota pintar itu pun bisa terwujud.

shares