Jenis Penyakit yang Bisa Diderita Jika Kelebihan Hormon Estrogen

Jenis Penyakit yang Bisa Diderita Jika Kelebihan Hormon Estrogen

  25 Sep 2019

Hormon estrogen merupakan kelompok hormon yang berperan dalam perkembangan dan juga pertumbuhan karakter seksual wanita dan berhubungan dengan proses reproduksi. Hormon ini berperan untuk membawa pesan satu sel ke sel lainnya, mengatur perkembangan dan metabolisme tubuh dan berpengaruh dalam fungsi organ dan sel. Selain itu, berperan dalam menentukan fungsi seksual, berhubungan perubahan mood, mengatur asupan makanan yang masih dalam tubuh dan mengelola reaksi pada tubuh yang berbahaya. Peran hormon ini saat pubertas adalah pertumbuhan payudara, pertumbuhan rambut pada kemaluan dan juga ketiak, masa kehamilan untuk memperbaiki vaskularisasi dan pada masa menopauses mengalami penurunan dan perubahan fisik serta emosional.

Berikut adalah peran estrogen dalam organ tubuh wanita:

  • Di otak berperan sebagai penjaga suhu tubuh, penunda hilangnya daya ingat dan membantu dalam mengelola setiap bagian otak dan mempersiapkan tubuh dalam perkembangan seksual dan reproduksi.
  • Jantung dan hari, estrogen berperan sebagai produksi kolesterol terproduksi oleh hati sehingga menghindari terjadinya penumpukan plak pada arteri koroner.
  • Indung telur serta rahim, estrogen berperan untuk merangsang kematangan indung telur dan merangsang siklus haid wanita, memberikan kematangan rahim dan mempersiapkan rahim sebagai tempat perkembangan, dapat meredakan gejala transisi terhadap menopause dan kram selama menstruasi.
  • Di payudara, estrogen memiliki peran untuk perkembangan payudara dan mempersiapkan payudara sebagai produksi ASI.
  • Tulang, estrogen berperan untuk menjaga kepadatan tulang, mencegah tulang keropos dan menghindari penyakit osteoporosi dan membantu tulang untuk beregenerasi.

Hormon estrogen terdiri atas dua yaitu estradiol dan estriol. Estradiol berada dalam darah wanita dengan kadar yang berbeda dan konstan dimiliki oleh seorang wanita. Estriol biasanya ditemukan pada plasenta kehamilan dan diproduksi dalam jumlah yang besar, ditemukan saat ibu hamil memasuki sembilan minggu dan akan meningkat hingga melahirkan. Terdapat juga jenis estron yang dimiliki wanita saat menopause dan digunakan sebagai pengukur apakah wanita mengalami kanker ovarium.

Berikut adalah jenis penyakit jika estrogen berlebih dalam tubuh:

  • Kenaikan berat badan karena menyebabkan nafsu makan menjadi tinggi dan akan menumpuk lemak pada bagian pinggul dan perut.
  • Gairah seks rendah karena kepekaan dinding vagina ketiak di rangsang menjadi rendah dan membatasi wanita mencapai orgasme sehingga kepuasan seks menjadi berkurang.
  • Penumpukan cairan tubuh dengan tersimpannya air dan garam pada daerah perut, payudara, rongga dada dan pinggul sehingga akan tampak bergelambir.
  • Kanker payudara karena estrogen tinggi akan berperan terhadap payudara fibroksitik dengan penebalan dan ketegangan serta rasa sakit pada bagian payudara.
  • Endometriosis merupakan penyakit reproduksi wanita dimana jaringan lapisan rahim tumbuh diluar atau disebut tuba fallopi yang menyerang wanita pada usia produktif.

Jika terjadi ketidakseimbangan hormon dalam tubuh maka dapat mengonsumsi biji rami untuk penderita kelebihan ekstrogen. Hal ini dikarenakan adanya fitoestrogen yang mengikat reseptor estrogen dalam tubuh dan mencegah estrogen meningkat alami. Quinoa juga dapat dikonsumsi karena memiliki karbohidrat yang kompleks dan mencegah insulin yang berlebih dan memproduksi androgen pada tubuh.

Hormon estrogen dapat dikendalikan dengan mengonsumsi sayuran seperti brokoli, kale, kubis dan mencegah terjadinya kondisi endometriosis. Begitu juga dengan alpukat yang memiliki lemak sehat sehingga dapat menghadapi hormon yang sedang krisis dalam tubuh. Salmon merupakan ikan dengan kandungan omega 3 yang dapat mengatasi berbagai permasalahan dalam tubuh manusia karena terdapat antioksidan untuk menenangkan letusan kulit. Beberapa buah ini dapat dikonsumsi tetapi jangan berlebihan supaya tidak terjadi peningkatan estrogen berlebih.

shares