Mengenal Gejala Herpes Zoster

Mengenal Gejala Herpes Zoster

  24 Nov 2019

Herpes zoster adalah infeksi yang terjadi ketika virus varicella zoster aktif kembali dari keadaan latennya di ganglion akar dorsal posterior. Gejala biasanya dimulai dengan rasa sakit di sepanjang dermatom yang terkena, diikuti dalam 2 hingga 3 hari oleh erupsi vesikular yang biasanya bersifat diagnostik. Pengobatan dengan obat antivirus, idealnya diberikan dalam waktu 72 jam setelah kulit terlihat pucat.

Dikutip dari Alodokter.com, cacar air atau herpes zoster disebabkan oleh virus varicella-zoste. Herpes zoster menggelembungkan ganglia akar sensorik, kulit dermatom terkait, dan kadang-kadang tanduk posterior dan anterior dari materi abu-abu, meninges, dan akar dorsal dan ventral. Herpes zoster sering terjadi pada seseorang dengan usia lanjut atau seseorang yang terinfeksi HIV. Berikut adalah penjelasan lebih lanjut tentang herpes zoster. Mari membaca sampai tuntas.

  1. Gejala dan Tanda Herpes Zoster

Nyeri, gatal, atau gejala lain dari herpes zoster adalah muncul di area yang gatal biasanya  dalam 2 sampai 3 hari ditandai dengan adanya ruam. Letaknya di vesikel pada dasar eritematosa. Area ini biasanya satu atau lebih dermatoma yang berdekatan di daerah toraks atau lumbar, meskipun beberapa lesi satelit juga dapat muncul. Lesi biasanya unilateral dan tidak melewati garis tengah tubuh. Area ini biasanya hiperestetik, dan rasa sakit mungkin parah. Lesi biasanya terus terbentuk selama sekitar 3 hingga 5 hari.

  1. Pencegahan Herpes Zoster

Mencegah itu lebih utama dari mengobati. pernyataan ini sudah menjadi pegangan di masyarakat kita. karena dengan mencegah, seseorang tidak akan terserang penyakit. atau setidaknya dengan melakukan upaya-upaya pencegahan namun jika penyakit tetap mengintai kita, setidaknya resiko yang dihadapi tidak besar. pencegahan yang bisa diupayakan yaitu dengan cara memberika vaksin ke dalam tubuh. apalagi jika sudah berusia di atas 50 tahun, sangat efektif. penderita yang pernah mengalami herpes pun dapat menghalau kambuhnya dengan vaksinasi. Kalau tidak dapat menyembuhkan, namun tetap vaksinasi sangat penting untuk mempercepat proses penyembuhan. hal-hal yang perlu dilakukan untuk menghindari dan mencegah penyakit datang adalah dengan cara menutup bekas luka lepuh agar tidak terkontaminasi virus-virus yang datang dari luar. itu yang pertama.

Untuk yang kedua, yang perlu dan penting untuk dilakukan adalah tidak menggaruk luka. karena menggaruk dapat membuat luka tidak mudah kering justru malah semakin basah dan bisa jadi bernanah karena inveksi dari kuku yag digunakan untuk menggaruk gatalnya penyakit herpes zoster. yang ke tiga, yang perlu dilakukan adalah membiasakan cuci tangan. selama ini memang masyakarat kita belum membudayakan mencuci tangan setiap waktu, meskipun tidak sedang makan. hal ini dilakukan untuk mejaga orang lain dari penularan virus. poin yang terakhir adalah jangan melakukan kontak langsung dengan ibu hamil. karena itu juga berpengaruh.

  1. Pengobatan Herpes Zoster

Herpes zoster biasanya sembuh secara spontan dalam beberapa minggu dan jarang kambuh. Pengobatan herpes zoster terdiri dari obat penghilang rasa sakit, serta kompres dingin untuk membantu mengeringkan lepuh. Obat antivirus seperti asiklovir biasanya diberikan untuk kasus herpes zoster yang parah, terutama bagi mereka yang terlibat mata atau yang sakit parah.

Jika diminum dalam beberapa hari pertama serangan, asiklovir dapat mempersingkat durasi serangan. Neuralgia post-herpetic dapat diobati dengan obat penghilang rasa sakit topikal seperti gel lignocaine atau capsaicin atau analgesik sederhana seperti parasetamol. Pada neuralgia post herpes yang persisten dan persisten, antidepresan trisiklik dapat digunakan untuk menghilangkan rasa sakit. Temui dokter kamu lebih awal untuk perawatan herpes zoster yang lebih efektif.

Dari sini kamu tahu kalau herpes zoster adalah penyakit yang bisa diabaikan begitu saja. Untuk sembuh kamu harus memberikan penanganan yang tepat. Sekian artikel ini semoga bermanfaat.

Sumber: Honestdocs.id

shares